Chelsea vs Bournemouth, Teruskan Tren Kemenangan

Kita semua mengetahui, bahwa sejumlah liga-liga besar di Eropa seperti La Liga Spanyol, Serie A, Bundesliga, Ligue 1 dan Eredivisie meliburkan pertandingan di akhir bulan Desember dan di awal bulan Januari. Tentu mengingat bahwa sebagian para pemain akan merayakan hari raya Natal dan menyambut Tahun Baru.

Chelsea
Chelsea siap meraih kemenangan ke 12 secara beruntun

Namun, hal tersebut tidak berlaku untuk Liga Primer Inggris. Lantaran sepakbola merupakan sarana hiburan untuk masyarakat tanah Britania. Sehingga, pertandingan tetap dilaksanakan dan tidak memberikan hari libur untuk para pemain yang akan merayakan Natal dan Tahun Baru.

Salah satu laga yang akan tersaji sehari setelah Natal adalah pertandingan antara Chelsea yang akan melawan Bournemouth. Laga yang dikenal dengan Boxing Day tersebut, berlangsung di Stamford Bridge pada tanggal 26 Desember 2016, pukul 22.00 WIB. Tentu The Blues akan berusaha memenangkan pertandingan itu, demi terus meneruskan tren positif.

Perlu diketahui, bahwa dalam 11 laga terakhir yang telah dilakoni, Diego Costa CS mampu meraup poin maksimal. Chelsea tidak lagi pernah merasakan kekalahan, yang dimana mereka rasakan terakhir kalinya kala berhadapan dengan Arsenal di pekan ke 6. Laga bertajuk Derby London tersebut, berakhir dengan skor 3-0 untuk keunggulan The Gunners.

Catatan sebelas kemenangan secara beruntun itu, membuat pasukan Antonio Conte berhasil menduduki posisi puncak klasemen dengan raihan 43 poin. Posisi tersebut cukup aman dari kejaran para pesaing terdekatnya, lantaran berjarak enam poin dari urutan runner up yang ditempati oleh Liverpool.

Sementara itu, Bournemouth yang dalam lima laga terakhir mencatatkan dua kemenangan dan tiga kekalahan. Tentu tidak akan tinggal diam dan berusaha merebut poin di markas Chelsea. Sejauh ini, The Cherries bertengger di posisi ke 10 dengan perolehan 21 poin. Angka itu juga sama dengan perolehan tim Stoke City dan Watford yang berada di urutan bawahnya.

Prediksi Line Up Chelsea vs Bournemouth

Chelsea akan berhadapan dengan Bournemouth dalam laga yang bertajuk Boxing Day di hari Senin mendatang, atau tepatnya sehari setelah perayaan hari Natal. Tentu kedua tim akan sama-sama mengincar kemenangan. Sehingga, masing-masing pelatih akan menurunkan para pemain terbaiknya di atas lapangan nanti.

Chelsea vs Bournemouth
Chelsea akan melawan Bournemouth dalam laga Boxing Day musim ini

Manajer Chelsea, Antonio Conte tetap memakai formasi 3-4-3 yang terbukti ampuh menaklukkan para lawannya. Diego Costa, Eden Hazard dan Willian akan saling berbagi peran di lini serang. Empat gelandang yang diplot untuk membantu serangan maupun pertahanan, secara beruntun yakni Victor Moses, Ngolo Kante, Nemanja Matic dan Marcos Alonso.

Di lini pertahanan, David Luiz, Cahill dan Azpilicueta akan bersatu padu untuk membendung serangan lawan. Thibaut Courtois tentu tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang.

Sementara itu, pelatih Bournemouth Edward Howe menerapkan formasi 4-2-3-1. Dengan Wilson sebagai satu-satunya striker dan akan ditopang oleh Pugh, King dan Smith demi mampu mengacak-acak lini pertahanan The Blues. Dua gelandang bertahan, diperankan oleh Arter dan Jack Wilshere.

Steve Cook akan berpasangan dengan Nathan Ake di posisi bek sentral. Daniels di posisi kiri dan Francis di sebelah kanan. Urusan penjaga gawang, sepenuhnya diserahkan ditangan Artur Boruc.

Wilshere: Kami Siap Hentikan Laju Kemenangan Chelsea

Pemain Bournemouth, Jack Wilshere mengungkapkan bahwa timnya akan siap untuk menghentikan tren kemenangan Chelsea. Sejauh ini, The Blues telah mencatatkan sebelas kemenangan secara beruntun. Sehingga memotivasi pemain Arsenal yang satu musim ini dipinjamkan ke The Cherries untuk mengalahkan rivalnya tersebut.

Jack Wilshere
Jack Wilshere siap taklukkan Chelsea

“Tentu kami akan siap untuk menghentikan sebelas kemenangan beruntun mereka (Chelsea). Sehingga, saya secara tidak langsung mampu membantu Arsenal terlebih untuk tim. Demi meningkatkan kembali kepercayaan diri,” ungkap pemain berkebangsaan Inggris itu.

Liverpool Pencundangi Everton Di Goodison Park

Liga Primer Inggris matchday ke 17, ditutup dengan laga antara Everton melawan Liverpool. Laga yang bertajuk Derby Merseyside tersebut berakhir dengan skor 0-1 untuk keunggulan The Reds. Gol semata wayang Sadio Mane di menit-menit akhir, sudah cukup mencundangi The Toffes di depan para supporternya sendiri yang datang memenuhi Stadium Goodison Park.

Derby Merseyside
Laga antara Everton vs Liverpool terjadi sedikit keributan

Kemenangan pasukan Jurgen Klopp pada laga tersebut sekaligus menegaskan bahwa wilayah kota Liverpool milik kubu merah, bukan kubu biru. Pasalnya, kedua klub yang bertanding pada hari Senin dinihari lalu, berasal dari kota yang sama. Terlebih, jarak markas masing-masing klub hanya beberapa miles saja. Hasil tersebut juga memperpanjang catatan The Reds saat Derby Merseyside tak pernah mengalami kekalahan selama 12 laga.

Raihan tiga poin tersebut, membuat Liverpool menggusur posisi Manchester City di urutan kedua dengan raihan 37 poin. Berjarak enam angka dari sang pemuncak klasemen yang masih dipegang oleh Chelsea. The Blues kokoh berada di urutan teratas, lantaran dalam 11 laga terakhir, mampu disapu dengan raihan poin sempurna.

Sementara kekalahan yang diderita oleh tuan rumah, memaksa Everton tetap bertahan di peringkat kesembilan, dengan hanya memperoleh 23 angka saja. Perolehan poin tersebut menyamai torehan West Bromwich Albion yang berada diatasnya. Posisi tersebut juga akan dapat tergeser oleh klub lainnya yang berada dibawah, seperti Bournemouth, Stoke City dan Watford yang sama-sama mengumpulkan 21 poin.

Derby Merseyside Edisi Pertama Musim Ini

Gol tunggal Mane mampu membuat seisi stadion tuan rumah hening. Liverpool sukses mencundangi Everton di Goodison Park dengan skor tipis 0-1.

Namun, sejak menit awal dibunyikan, The Toffes yang bertindak sebagai tuan rumah, langsung berinisiatif untuk melakukan serangan ke lini pertahanan lawan. Memanfaatkan kecepatan yang dimiliki oleh kedua winger di posisi kanan oleh Ross Barkley dan di sisi kiri oleh Aaron Lennon serta Romelu Lukaku melalui pergerakan liarnya di area kotak penalti, terbukti membuat area belakang The Reds sedikit kewalahan.

Derby Merseyside
Gol tunggal Mane cukup membawa Liverpool taklukkan Everton

Tim asuhan Jurgen Klopp berusaha bangkit dari sejumlah ancaman dari kubu tuan rumah dan sempat menguasai permainan. Tetapi, Everton justru meningkatkan intensitas permainan. Bahkan, duet lini pertahanan Williams dan Funes Mori tak mendapatkan banyak ancaman. Hingga menit ke 38, Origi sempat membuat para supporter The Toffes hening, andai tendangannya tak jauh dari mistar, setelah menerima umpan dari Clyne.

Sepanjang laga babak pertama, permainan berjalan dengan sangat sengit. Beberapa duel antar pemain memanaskan laga. Namun, hingga peluit dibunyikan tanda akhir babak pertama berakhir, gol pun tak kunjung tiba.

Babak kedua dimulai, giliran kubu tamu yang melakukan serangan ke jantung pertahanan lawan. Hampir saja Firmino mampu membawa timnya unggul, andaikan penyerang Brasil tersebut mampu menaklukkan Stekeleburg saat berhadapan satu lawan satu. Menit ke 68, laga menjadi panas terkait tekel keras Barkley kepada Jordan Henderson. Keributan kecil pun tak dapat dihindarkan. Akhirnya, wasit memberikan kartu kuning kepada Barkley dan Coleman.

Sembilan puluh menit telah berlalu dan masuk ke masa injury time. Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya hadir. Mane berhasil memanfaatkan bola pantulan dari tembakan Sturridge yang mengenai mistar gawang. Skor 0-1 bertahan hingga peluit membunyikan peluit panjang.

Mane: Gol Ini Untuk Kalian Semua

Sadio Mane menjadi pahlawan kemenangan Liverpool atas Everton dalam laga Derby Merseyside. Berkat gol di menit-menit akhir pertandingan, sudah cukup mengantarkan kemenangan ketiga The Reds secara beruntun. Dirinya pun mengungkapkan bahwa gol tersebut dipersembahkan untuk para fans dan tentu keluarga.

Sadio Mane
Sadio Mane saat melakukan selebrasi gol ke gawang Everton dalam laga Derby Merseyside

“Gol kemenangan ini aku persembahkan untuk kalian semua para fans dan keluarga. Saya berharap, mampu menampilkan permainan terbaik saya di setiap laganya. Demi membantu tim meraih gelar juara di akhir musim,” ungkap mantan pemain Southampton itu.

Arsenal vs West Bromwich Albion, Putus Tren Negatif

Arsenal akan menghadapi West Bromwich Albion dalam lanjutan pekan ke 18 Liga Primer Inggris. Laga tersebut berlangsung di Emirates Stadium pada tanggal 26 Desember 2016 pukul 22.00 WIB, atau sehari setelah hari raya Natal, atau juga biasa disebut dengan laga Boxing Day. Liga Inggris tidak mengenal hari libur Natal maupun tahun baru. Lantaran sepakbola merupakan hiburan atau tontonan bagi masyarakat Negeri Ratu Elizabeth.

Arsenal vs West Bromwich Albion
Arsenal bersiap melawan West Bromwich Albion dalam laga Boxing Day

The Gunners yang pada dua pertandingan terakhir harus menelan kekalahan kala bertandang ke Goodison Park, markas Everton dan Etihad Stadium, markas Manchester City. Kini bertekad untuk memutus tren negatif tersebut dan meraih kemenangan kala berhadapan dengan WBA.

Pada dua pertandingan tersebut, Alexis Sanchez CS mampu unggul terlebih dahulu. Namun, Meriam London harus takluk oleh kedua lawannya tersebut, lantaran mampu mengembalikkan kedudukan. Skor akhir kedua laga tersebut yakni 2-1 untuk keunggulan masing-masing tuan rumah.

Tentu dengan kedua kekalahan secara beruntun, membuat posisi Arsenal di tabel klasemen terpaksa turun. Kini, pasukan Arsene Wenger harus puas bertengger di posisi keempat dengan hanya meraih 34 poin saja. Dimana sebelumnya, mereka berada di urutan kedua.

Hingga kini, puncak klasemen sementara Liga Inggris masih diklaim oleh rival abadi mereka, Chelsea yang mencatatkan sebelas kemenangan secara beruntun dan kokoh di urutan teratas dengan 43 angka. Liverpool dan Manchester City yang sama-sama meraih poin sempurna, berada di urutan kedua dan ketiga. Sementara itu, Tottenham Hotspur yang secara perlahan memperbaiki performa, kini menempati posisi kelima dengan hanya berselisih satu poin saja dari rival sesama kota London, Arsenal.

Begitu pula dengan West Bromwich Albion yang pada laga sebelumnya harus takluk oleh Manchester United. Laga yang dihelat di The Hawthorns dan dipenuhi oleh para pendukung sendiri, tak mampu membuat pasukan The Baggies meraih kemenangan. Dua gol Ibrahimovic melanjutkan tren positif The Reds Devil.

WBA kini harus berada di urutan ke delapan, dengan hanya meraup angka sebanyak 23 poin. Perolehan tersebut sama dengan angka yang diraih oleh Everton yang berada di bawahnya.

Arsenal Bertekad Meraih Kemenangan Di Laga Boxing Day

Dengan tren negatif yang diderita oleh Arsenal pada dua laga sebelumnya. Dimana mereka harus takluk saat berhadapan dengan Everton dan Manchester City. Membuat pasukan Meriam London mengincar kemenangan di laga Boxing Day melawan West Bromwich Albion.

Arsenal
Arsenal bertekad mengakhiri tren negatif

Pelatih Arsenal Arsene Wenger mengungkapkan bahwa kemenangan amat penting demi mengembalikkan tingkat kepercayaan diri para pemain. “Tentu di laga boxing day melawan mereka (West Bromwich Albion), kita harus meraih kemenangan. Terlebih pertandingan dilangsungkan di markas kita sendiri. Dengan meraih poin sempurna, maka kita mampu memperbaiki performa tim dan mengembalikkan tingkat kepercayaan diri,” ujar Wenger.

Kapten The Gunners, Koscielny juga mengutarakan bahwa harus kembali ke jalur kemenangan. “Dua laga sebelumnya sangatlah buruk bagi kami. Tetapi di laga berikutnya, kami bertekad untuk meraih tiga poin, demi memperbaiki posisi kami di tangga klasemen,” ujar pemain berkebangsaan Perancis tersebut.

Pulis: Walau Kami Bertandang, Kami Akan Mengalahkan Mereka

Tony Pulis
Tony Pulis yakin mampu mengalahkan Arsenal di Emirates Stadium

Manajer West Bromwich Albion Tony Pulis mengatakan bahwa timnya akan mampu mengalahkan Arsenal, walaupun bertindak sebagai tamu. “Kami siap bertandang ke Emirates Stadium, untuk mengalahkan mereka (Arsenal). Walau kami tahu bahwa hal tersebut akan mendapatkan rintangan yang tidak mampu. Tetapi, kami yakin akan membawa poin penuh di kandang mereka,” ujar Pulis.

Chelsea Raih 11 Kemenangan Beruntun

Chelsea sukses menaklukkan Crystal Palace dalam lanjutan liga Primer pekan ke 17. Gol tunggal Diego Costa cukup membawa The Blues membawa pulang tiga poin penuh. Kemenangan membuat pasukan Antonio Conte semakin nyaman di puncak klasemen dan menjauhkan dari para pesaingnya. Terlebih lagi, laga yang dihelat di Selhurst Park, London tersebut mempertegas bahwa Chelsea adalah tim yang sangat kuat. Terbukti, sebelas kemenangan mampu diraih secara beruntun.

Crystal Palace vs Chelsea
Crystal Palace menjadi korban selanjutnya pasukan Chelsea

The Blues sukses mencatatkan sebelas kali kemenangan secara beruntun, setelah terakhir kalinya merasakan kekalahan kala berhadapan dengan Arsenal di pekan ke 6 Liga Inggris. Laga yang bertajuk Derby London tersebut, berakhir dengan skor yang sangat menyakitkan untuk kubu Chelsea yang bertindak sebagai tamu, yakni 3-0. Dimana ketiga gol tersebut hanya tercipta pada babak pertama saja.

Kekalahan melawan sang rival sekota tersebut juga menambah kekecewaan. Dimana pada laga sebelumnya, klub yang bermarkas di Stamford Bridge itu juga harus menelan kekalahan kala melawan Liverpool. Laga tersebut berakhir dengan skor 1-2 untuk kubu The Reds yang justru mampu meraih kemenangan walaupun bermain di hadapan para pendukung sang lawan.

Catatan Sebelas Kemenangan The Blues

Namun, setelah dua kekalahan yang dirasakan oleh Eden Hazard CS tersebut, membuat sang pelatih Antonio Conte merubah strategi pada pertandingan selanjutnya. Manajer berkebangsaan Italia tersebut menerapkan formasi 3-4-3. Terbukti, kala bertandang ke markas Hull City, Chelsea mampu keluar sebagai pemenang. Willian dan Diego Costa menjadi pencetak gol dalam laga yang berakhir dengan skor 0-2 itu.

Chelsea
Chelsea sukses meraih kemenangan kesebelas secara beruntun

Laga selanjutnya, formasi yang diterapkan oleh The Blues tidak berubah, 3-4-3 tetap diterapkan oleh sang manajer. Hasilnya, sang juara bertahan Leicester City harus mengakui kehebatan David Luiz dkk. Laga yang dihelat di Stamford Bridge itu berakhir dengan skor 3-0.

Di pertandingan berikutnya juga tak kalah berat, dimana Chelsea harus menghadapi Manchester United. Namun, pasukan The Reds Devil dipaksa harus pulang dengan tangan kosong. Lantaran, empat gol harus bersarang ke gawang yang dikawal oleh De Gea dan tak mampu satu gol pun dibalas oleh Rooney CS.

Southampton menjadi korban berikutnya, begitu pula dengan Everton yang dibantai dengan skor 5-0. Pekan ke-12, giliran Middlesbrough yang harus takluk. Tantangan berat di hadapi oleh The Blues di pekan 13 dan 14. Dimana, mereka harus menghadapi Tottenham Hotspur dan Manchester City. Namun, kedua laga tersebut mampu dilewati dengan susah payah.

West Bromwich Albion, Sunderland dan terakhir Crystal Palace terpaksa menjadi korban selanjutnya. Ketiga laga tersebut berakhir hanya dengan skor 1-0 saja dan tentu ketiganya mencatatkan clean sheet.

Dengan sebelas raihan poin sempurna yang sudah dilewati hingga pekan ke 17. Chelsea berhak mengklaim posisi teratas dengan raihan 43 poin. Berjarak tujuh poin dari pesaing terdekatnya, yakni Manchester City.

Conte Senang Dengan Raihan Timnya Sejauh Ini

Sang manajer Chelsea, Antonio Conte mengungkapkan perasaan akan pencapaian tim sejauh ini. “Saya tentu merasa senang dengan raihan tim sejauh ini. Setelah kami merasakan dua kekalahan secara beruntun melawan tim besar. Kami langsung melakukan evaluasi. Hasilnya, sebelas kemenangan termasuk mengalahkan (Manchester) City dan Tontteham (Hostpur), mampu kita raih,” ujar Conte.

Antonio Conte
Antonio Conte senang mencatatkan 11 kemenangan secara beruntun

Mantan manajer timnas Italia tersebut juga mengingatkan kepada para pemainnya agar tidak jemawa dan tetap fokus pada laga-laga selanjutnya. “Tentu saya ingin mengingatkan pada semua pemain, bahwa perjuangan belum selesai. Jangan terlalu terlena akan catatan istimewa ini. Mari kita tetap fokus pada pertandingan selanjutnya. Dan berharap mampu melanjutkan catatan ini,” tutup Conte.

City Vs Arsenal, Pertarungan Posisi Runner Up

Manchester City akan menjalani ujian berat, kala menjamu Arsenal di Etihad Stadium dalam lanjutan pertandingan pekan ke 17 Liga Primer Inggris. Laga tersebut akan berlangsung pada tanggal 18 Desember 2016 dan dimulai pukul 23.00 WIB. Pertandingan diprediksi akan berlangsung secara ketat, mengingat kedua klub berada di urutan keempat dan ketiga dalam tabel klasemen. Kemenangan akan membuat salah satu dari keduanya menduduki peringkat runner up sementara.

Manchester City vs Arsenal
Manchester City vs Arsenal dalam lanjutan matchday 17 Liga Inggris

Arsenal yang pada tengah pekan lalu harus takluk di hadapan Everton 2-1 dan gagal memuncaki klasemen liga. Kini, The Gunners harus turun satu tingkat di urutan ketiga dengan raihan poin yang sama dengan Liverpool yang sementara waktu menempati posisi kedua, yakni 34 poin.

Sementara itu, City mampu kembali meraih kemenangan di tengah pekan kemarin saat melawan Watford dengan skor 2-0, setelah  pada pekan lalu harus dipermalukan oleh sang juara bertahan, Leicester City dengan kedudukan yang cukup telak, 4-2. Posisi City hingga pertandingan ke 16, hanya bertengger di urutan keempat saja, dengan perolehan 33 poin.

Dengan meraih kemenangan, baik dari kubu sang tuan rumah maupun sang tamu, akan memperbaiki posisi masing-masing tim dan otomatis akan bertengger di posisi runner up. Namun, posisi tersebut akan kembali dipegang oleh The Reds apabila mampu mengalahkan Everton dalam laga yang bertajuk Derby Merseyside pada Selasa mendatang.

Puncak klasemen, sejauh ini masih diklaim oleh Chelsea yang memperkokohkan posisinya kala berhasil meraih poin sempurna saat menghadapi Sunderland. Gol tunggal dari Cesc Fabregas cukup mengantarkan The Blues membawa pulang angka penuh. Pasukan Antonio Conte mengumpulkan 40 poin dan berjarak enam poin dari posisi terdekat. Akhir pekan nanti, Hazard CS akan berhadapan dengan Crystal Palace.

Prediksi Starting Eleven City vs Arsenal

Baik Manchester City maupun Arsenal pada laga yang dihelat di Etihad Stadium, hari Minggu mendatang, akan mengincar kemenangan demi mengklaim sementara waktu posisi kedua dan terus menempel sang pemuncak klasemen. Sehingga, kedua pelatih akan menurunkan pemain terbaiknya dan meracik strategi jitu demi meraih kemenangan.

Etihad Stadium
laga antara Manchester City vs Arsenal akan tersaji di Etihad Stadium

Pelatih City, Pep Guardiola akan kembali menerapkan formasi 4-5-1. Dimana striker tunggal akan diperankan oleh Nolito, lantaran Aguero masih menjalani hukuman kartu merah. Kelima gelandang akan diisi secara beruntun mulai dari sebelah kanan hingga kiri yakni Sterling, Yaya Toure, Ikay Gundogan, Kevin De Bruyne dan David Silva.

Lini pertahanan, mantan manajer Barcelona tersebut akan memasangkan Kolarov bersama Otamendi dan dibantu oleh Gael Clichy serta pencetak gol tengah pekan lalu, Zabaleta. Tentu, Claudio Bravo masih dipercaya untuk menjaga gawang dari kebobolan.

Sedangkan dari kubu tamu, pelatih Arsenal Arsene Wenger mengandalkan Alexis Sanchez sebagai striker utama dalam formasi 4-2-3-1. Mesut Ozil, Chamberlain dan Theo Walcott akan membantu dalam lini serang, demi dapat merusak lini pertahanan sang lawan. Granit Xhaka akan kembali berpasangan dengan Francis Coquelin sebagai gelandang jangkar.

Mustafi yang mengalami cedera, dipastikan perannya akan digantikan oleh Gabriel yang akan berduet bersama Koscielny. Hector Bellerin yang kembali pulih dari cedera, kembali dipercaya diposisi kanan dan Monreal pada posisi kiri. Penjaga gawang sepenuhnya dipercayakan oleh Petr Cech.

Catatan Pertemuan Antara City vs Arsenal

Berdasarkan catatan lima pertemuan terakhir antara kedua tim, Arsenal masih unggul dengan raihan tiga kemenangan dan dua sisanya berakhir dengan skor imbang. Manchester City belum pernah mengalahkan The Gunners dalam lima pertemuan tersebut.

Manchester City vs Arsenal
Arsenal unggul secara head to head melawan City

Laga terakhir yang antara City melawan Meriam London terjadi pada tanggal 8 Agustus 2016 dalam ajang persahabatan. Dimana, tim yang bermarkas di Emirates Stadium mampu meraih kemenangan. Laga yang dihelat di Nya Ullevi, Göteborg, berakhir dengan skor 3-2.

Chelsea Kembali Rebut Posisi Puncak Klasemen

Chelsea berhasil kembali menduduki puncak klasemen, setelah sukses menaklukkan West Bromwich Albion dengan skor 1-0 dalam lanjutan matchday 15 Liga Primer Inggris. Diego Costa keluar sebagai pahlawan dengan mencetak satu-satunya gol dalam laga tersebut.

Chelsea vs West Bromwich Albion
Chelsea vs West Bromwich Albion berjalan sengit

Kini, hingga pekan ke 15, The Blues tetap kokoh berada di urutan teratas dalam tabel klasemen sementara Liga Inggris dengan raihan 37 poin, atau berjarak cukup aman, yakni 3 poin dari pesaing terdekatnya yang sekaligus merupakan rival sekota, Arsenal.

Sehari sebelumnya, puncak klasemen berhasil direbut oleh The Gunners yang sukses mengembalikkan keadaan, setelah Charlie Adam membawa Stoke City unggul 0-1. Skor akhir menjadi 3-1 untuk keunggulan tuan rumah.

Namun, berkat kemenangan Chelsea melawan West Bromwich Albion, Arsenal harus kembali ke urutan kedua, dengan mengumpulkan angka sebanyak 34 poin. Sementara di posisi ketiga, dihuni oleh Liverpool yang gagal meraih poin penuh di kandang sendiri, setelah tertahan imbang oleh West Ham United. Pasukan The Reds hanya mampu menorehkan 31 poin.

Jalannya Pertandingan Chelsea vs West Bromwich Albion

Sejak wasit meniupkan peluit tanda mulainya pertandingan, Chelsea yang bermain di depan ribuan pendukungnya sendiri langsung tancap gas. Justru, pada menit ketiga, kubu tamu mendapatkan kesempatan untuk mencetak gol melalui tendangan bebas.

Dawson mengeksekusi tendangan bebas tersebut dengan lebih memilih untuk memberikan umpan ke kotak penalty. Namun Salomon Rondon yang menerima umpan tersebut kurang mampu memaksimalkan peluang yang tercipta.

Chelsea vs West Bromwich Albion
laga antara Chelsea vs West Bromwich Albion di Stamford Bridge

Serangan terus diberikan oleh West Bromwich Albion pada menit-menit awal. Terbukti, dua peluang selanjutnya mampu tercipta. Tetapi, lagi-lagi gagal membuahkan hasil.

Kubu tuan rumah tak tinggal diam, pada menit ke 19, Diego Costa yang dilanggar oleh Chris Brunt yang membuahkan freekick. Brunt pun harus mendapatkan kartu kuning, lantaran melakukan pelanggaran yang buruk. Namun, peluang tersebut tak juga mampu menciptakan gol.

Di menit ke 29, giliran Eden Hazard yang harus mendapatkan pelanggaran keras oleh pemain lawan. Gareth McAuley harus mendapatkan hukuman berupa kartu kuning oleh sang pengadil lapangan. Hazard pun harus diberikan perawatan.

Gol pun tak kunjung datang, padahal kedua tim memiliki peluang. Alhasil, babak pertama harus berakhir dengan skor kacamata.

Babak kedua dimulai, giliran kubu tamu yang memberikan tekanan di menit-menit awal. Hasilnya, N’Golo Kante harus mendapatkan kartu kuning, setelah melanggar Dawson. Namun, enam menit berselang, giliran Dawson yang diberi hadiah kartu kuning, lantaran melanggar Costa.

Antonio Conte sedikit merubah taktikal permainan dengan memasukkan Willian yang menggantikan Pedro di menit 63. Sebelas menit kemudian, Victor Moses yang harus ditarik keluar dan perannya digantikan oleh Cesc Fabregas.

Gol yang ditunggu-tunggu pun akhirnya tercipta. Diego Costa mampu menyarangkan bola ke gawang lawan melalui tembakan keras kaki kirinya yang tak mampu dibendung oleh Ben Foster. Skor 1-0 untuk keunggulan Chelsea.

Satu-satunya gol tersebut bertahan hingga waktu normal berakhir. Costa menjadi pahlawan berkat satu golnya di menit ke 76, sekaligus menobatkan dirinya sebagai topskor sementara dengan catatan 12 gol.

Costa: Senang Rasanya Membantu Tim Meraih Kemenangan

Diego Costa yang berhasil mengantarkan timnya meraih kemenangan saat melawan West Bromwich Albion di Stamford Bridge dalam lanjutan Liga Inggris yang berakhir dengan skor 1-0, mengungkapkan rasa kegembiraannya.

Diego Costa
Diego Costa keluar sebagai pahlawan kemenangan Chelsea

”Tentu saya merasa senang mampu membawa tim meraup poin sempurna dan sekaligus mengembalikkan posisi tim di puncak klasemen. Saya akan terus bekerja keras di setiap laganya, demi memenangkan gelar juara,” ujar Costa.

Arsenal Siap Rebut Posisi Klasemen

Arsenal akan kedatangan tamu di markas kebanggaan mereka, Emirates Stadium kala melanjutkan Liga Primer Inggris pekan ke 15, yakni Stoke City. Pertandingan tersebut akan dilangsungkan pada tanggal 10 Desember 2016 dan dimulai (kick off) pada pukul 22.00 WIB. Tentu The Gunners akan mengincar kemenangan, demi dapat menduduki puncak klasemen sementara.

Arsenal vs Stoke City
Arsenal vs Stoke City akan berlangsung di Emirates Stadium, Sabtu nanti

Saat ini, Chelsea masih mengklaim posisi teratas dengan perolehan 34 poin. Hanya berselisih tiga poin saja dari Meriam London yang bertengger dibawahnya. Dengan meraih kemenangan saat melawan Stoke City pada akhir pekan nanti, tentu dengan skor harus dua kosong atau lebih, agar mampu mengkudeta The Blues di puncak klasemen. Lantaran, tim asuhan Antonio Conte memiliki keunggulan selisih gol yakni sebanyak +21, sedangkan Arsenal hanya +19.

Kubu tuan rumah sejauh ini memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Lantaran, dari empatbelas pertandingan di kancah liga domestik, mereka hanya mengalami kekalahan sekali saja. Itu didapatkan kala bersua Liverpool pada laga pembuka Liga Inggris. Setelah itu, tigabelas laga tak pernah lagi menelan pil pahit.

Namun, sang lawan tak akan tinggal diam begitu saja. The Potters yang saat ini duduk di urutan ke sembilan dengan 19 poin, tentu juga akan mengincar kemenangan dan melanjutkan tren positif mereka. Dalam dua laga terakhir, tim asuhan Mark Hughes berhasil meraih poin penuh.

Laga antara Arsenal melawan Stoke City diprediksi akan berjalan secara ketat dan dengan intensitas yang tinggi. Walaupun pada nantinya kubu tuan rumah akan menguasai penguasaan bola dan diperkirakan akan mampu keluar sebagai pemenang. Namun, bola itu bundar, begitu pepatah mengatakan. Dimana berarti, semua dapat terjadi di atas lapangan. Sepakbola tak dapat dihitung-hitung layaknya matematika.

Arsene Wenger Berharap Meraih Kemenangan

Arsenal berencana untuk meraih kemenangan kala bersua Stoke City di Emirates Stadium, Sabtu nanti. Rencana tersebut diungkapkan oleh sang pelatih, Arsene Wenger yang menginginkan timnya keluar sebagai pemenang. “Tentu saya mengharapkan kemenangan pada laga Sabtu malam esok,” ujar Wenger.

Arsene Wenger
Arsene Wenger saat konferensi pers jelang laga melawan Stoke City

Manajer yang sudah melatih Meriam London selama 20 tahun, menambahkan, dengan bekal 13 laga tak terkalahkan di Liga Inggris, para pemain memiliki energi dan kepercayaan diri yang tinggi. Dirinya berharap seluruh pemainnya memberikan permainan terbaiknya dengan kualitas yang dimilikinya. “Kini, kami sudah melewati 13 laga tak terkalahkan di Liga Inggris. Sejak pada laga pembuka, kami harus menelan kekalahan dikandang sendiri saat berhadapan dengan Liverpool. Tetapi, para pemain kami memiliki tingkat kepercayaan diri. Sehingga, kami akan terus melanjutkan tren positif ini,” tambah Wenger.

The Professor juga memuji sang lawan yang akan dihadapinya nanti. Menurutnya, Stoke City memiliki kualitas permainan yang baik dan berkualitas. “Mereka (Stoke City) memiliki permainan yang indah. Saat ini pun mereka tengah berada dalam tren positif dengan mampu meraih dua kemenangan pada laga terakhir,” tutup pelatih berkebangsaan Perancis.

Sanchez: Kita Fokus Di Setiap Laga

Pemain andalan Arsenal yang saat ini tengah on fire, Alexis Sanchez mengungkapkan, bahwa dirinya bersama rekan-rekan selalu fokus pada setiap pertandingan, demi meraih kemenangan. “Saya dengan yang lainnya, terus berusaha menampilkan permainan terbaik. Tentu agar hasil sesuai dengan harapan kita,” ujar Sanchez.

Alexis Sanchez
Alexis Sanchez saat melakukan selebrasi gol

Ia menambahkan, bahwa kemenangan pada akhir pekan nanti akan menambah kepercayaan tim. “Kemenangan nanti, kurasa akan mampu menambah keperayaan kita. Dengan meraih tiga poin, berarti kita menduduki klasemen dan apabila mereka (Chelsea) berhasil kembali ke puncak kembali, kita tetap memberikan tekanan kepada mereka,” tutup Sanchez.

Tahan Imbang Madrid, Dortmund Juara Grup F

Borussia Dortmund sukses keluar sebagai juara grup F, setelah di laga pamungkas, berhasil menahan imbang tuan rumah, Real Madrid. Laga yang dihelat di Estadio Santiago Bernabéu, Rabu dinihari tadi, berakhir imbang dengan skor 2-2. Padahal, Karim Benzema sempat membawa unggul El Real 2-0, sebelum disamakan oleh Aubameyang dan Reus. Dengan hasil imbang ini, Die Borussen menyudahi fase penyisihan grup sebagai jawara grup dan Los Blancos harus puas menduduki posisi runner up.

Real Madrid vs Borussia Dortmund
Borussia Dortmund keluar sebagai juara grup F Liga Champions

Wakil Jerman tersebut mengunci juara grup F dengan raihan 14 poin, yang diperoleh dari empat hasil sempurna dan dua pertandingan harus berakhir dengan skor sama kuat. Sementara Real Madrid, dari enam laga yang dilalui di fase grup, hanya mampu meraih 12 poin saja, dari tiga hasil imbang dan tiga kemenangan.

Sedangkan peringkat ketiga diklaim oleh Legia Warsawa yang secara mengejutkan mampu memenangkan laga terakhir saat melawan Sporting Lisbon. Kemenangan yang diraih di markas sendiri dengan skor tipis, 1-0 tersebut, mengantarkan pasukan wakil Polandia ke kancah UEFA Europa League. Kekalahan yang diderita oleh Adrien Silva CS, memaksa mereka gugur di Liga Champions dan tak berhak mengikuti kasta kedua kejuaraan antar klub di benua biru.

Dengan Borussia Dortmund keluar sebagai juara grup, maka mereka akan memiliki sejumlah keuntungan. Diantaranya yakni, pada babak fase 16 besar nanti yang akan dilakukan dengan sistem kandang, tandang, mereka akan terlebih dahulu berlaga tandang pada leg pertama. Sementara pada leg kedua, mereka akan melakoni laga di markas sendiri dengan. Tentu hal ini menjadi keunggulan, lantaran gol tandang sangat berarti dan begitu menguntungkan.

Keunggulan sebagai jawara pada fase grup adalah, akan terhindar dari juara-juara di masing-masing grup Liga Champions. Seperti diantaranya, terhindar dari Barcelona, Leicester City, Juventus, Napoli, Atletico Madrid, AS Monaco dan Arsenal. Kemungkinan besar Die Borussen akan bertemu diantara klub berikut ini, yakni Paris Saint Germain, Benfica, Manchester City, Porto dan Sevilla.

Sementara Real Madrid yang hanya keluar sebagai runner up, tentu akan melakoni laga leg pertama di kandang mereka terlebih dahulu. Sebelum pada leg kedua, bermain tandang. Hal ini tentu sedikit menjadi kerugian bagi pasukan Zidane, lantaran harus bertemu diantara masing-masing juara grup.

Zidane Berharap Tak Bertemu Juventus

Real Madrid yang hanya mampu bermain imbang kala menjamu tamu wakil Jerman, Borussia Dortmund, harus puas mengakhir fase grup sebagai runner up. Hal ini pun membuat sang pelatih, Zinedine Zidane merasa sedikit kecewa. “Saya merasa sedikit kecewa dengan hasil imbang ini. Karena kami harus keluar sebagai runner up grup,” ujar Zidane.

Zinedine Zidane
Zinedine Zidane saat memberikan instruksi kepada para pemainnya

Zizou, sapaan akrab Zidane menambahkan, bahwa dengan menduduki urutan kedua, maka akan bertemu salah satu juara grup. Ia pun berharap agar tak bertemu dengan tim raksasa Italia, Juventus. “Ya, keluar dengan posisi kedua, tentu akan mempertemukan kami dengan juara grup. Saya berharap, kami tak bertemu finalis dua musim lalu, Juventus,” tutup Zizou.

Aubameyang: Real Madrid? Itu Janji Saya Dengan Kakek

Pemain andalan Borussia Dortmund, Pierre Emerick Aubameyang mengungkapkan bahwa Ia sudah berjanji kepada kakeknya, akan bermain di Real Madrid. “Saya telah mengatakan kepada kakek saya, bahwa akan bermain disana (Real Madrid),” ujar Aubameyang.

Pierre Emerick Aubameyang
Aubameyang berjanji kepada kakeknya jika suatu saat bermain di Real Madrid

Pemain kelahiran Gabon tersebut menambahkan, untuk saat ini dirinya sangat bahagia di Dortmund. Namun di sepakbola, tak ada yang mengetahuinya. “Untuk saat ini, saya bahagia bermain disini (Dortmund) bersama rekan-rekan. Tetapi untuk masa depan, saya tidak tahu. Real Madrid? Tentu saya ingin kesana. Florentino Perez tahu apa yang saya maksud,” tutup Aubameyang.

Munchen Ingin Hentikan Tren Positif Atletico Madrid

Bayern Munchen bakal kedatangan tamu di Allianz Arena dalam lanjutan laga penyisihan grup D Liga Champions, yakni Atletico Madrid. Laga ini menjadi pertandingan terakhir dalam kualifikasi grup. Walau kedua tim sudah memastikan tiket lolos ke 16 besar, namun laga akan tetap berjalan dengan ketat dan intensitas yang tinggi. Mengingat gengsi kedua klub yang merupakan klub papan atas di masing-masing negara. Kubu tuan rumah pun ingin menghentikan laju sempurna sang lawan di kejuaraan antar klub Eropa.

Bayern Munchen vs Atletico Madrid
Bayern Munchen ingin hentikan laju positif Atletico Madrid

Los Colchoneros saat ini memucaki klasemen grup D dengan raihan sempurna, yakni lima pertandingan yang dilakoni di babak grup disapu bersih dan menghasilkan 15 poin. Spesialnya, tim asuhan Diego Simeone hanya kemasukan satu gol saja dan mampu menyetak gol sebanyak 7 kali.

Sementara Die Roten menduduki posisi kedua dengan catatan hanya meraih tiga kemenangan dan dua sisanya harus menelan kekalahan. Sejauh ini, tim asuhan Carlo Ancelotti mengumpulkan sembilan poin. 13 kali berhasil menyarangkan gol ke gawang lawan dan harus kebobolan sebanyak 6 gol.

Apabila Muchen berhasil memenangkan pertandingan yang akan dihelat pada tanggal 7 Desember 2016, pukul 02.45 WIB dinihari nanti, maka akan memberikan kekalahan perdana bagi Atletico Madrid. Sebaliknya, jika klub yang bermarkas di Estadio Vicente Calderón ini meraih tiga poin, maka akan menyapu bersih enam laga dengan poin sempurna.

Lini Per Lini Bayern Munchen vs Atletico Madrid

Bayern Munchen akan berusaha memenangkan pertandingan melawan Atletico Madrid, untuk memberikan senyuman bagi para supporter yang hadir memenuhi stadion dan menghentikan laju positif lawan. Sang tamu pun memiliki ambisi yang sama, demi meraih kemenangan dan menyapu bersih laga di fase grup Liga Champions.

Bayern Munchen vs Atletico Madrid
Duel ketat antar pemain dalam laga Bayern Munchen vs Atletico Madrid

Pelatih Die Roten, Carlo Ancelotti berencana menerapkan formasi 4-3-3, dengan Robert Lewandowski sebagai ujung tombak dan ditopang oleh Franck Ribery di posisi kiri serta Thomas Muller di sebelah kanan.

Tiga gelandang yang akan diturunkan mantan pelatih Real Madrid tersebut yakni, Arturo Vidal, Xabi Alonso dan Thiago Alancatara. Ketiga pemain tersebut yang akan membantu dalam penyerangan maupun pertahanan.

Sementara di lini pertahanan, Javi Martinez akan berduet dengan Jerome Boateng dan akan dibantu oleh Philipp Lahm pada posisi kanan serta David Alaba pada posisi kiri. Sedangkan urusan penjaga gawang, sepenuhnya dipercayakan oleh Manuel Neuer.

Dari kubu tamu, Diego Simeone mengandalkan duet Fernando Torres dan Antoine Griezmann di lini serang dalam formasi 4-4-2. Keempat gelandang yang akan bermain di lini tengah adalah Gabi, Saul, Koke, dan sang pencetak gol satu-satunya pada pertandingan pertama kedua klub saat di fase gugur, yakni Yannick Carrasco.

Di lini pertahanan, Diego Godin akan berpasangan dengan Stefan Savic dan dibantu oleh Filipe Luis di sebelah kiri serta Juanfran pada posisi sebelah kanan. Penjaga gawang masih dipercayakan oleh Jan Oblak.

Catatan Pertemuan Bayern Munchen vs Atletico Madrid

Laga yang akan di helat di Allianz Arena pada hari Rabu dinihari nanti, merupakan perjumpaan kali ketiga kedua klub saling berhadapan di tahun 2016 ini. Pertandingan pertama dimenangkan oleh Atletico Madrid dengan skor tipis, yakni 1-0 dalam babak semifinal leg satu Liga Champions musim lalu di Vicente Calderon.

Bayern Munchen vs Atletico Madrid
Bayern Munchen vs Atletico Madrid yang menyajikan pertandingan menegangkan

Sementara di leg kedua, Bayern Munchen berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 2-1 di Allianz Arena. Namun kemenangan tipis tersebut tidak meloloskan Die Roten ke partai final. Sedangkan pertemuan terakhir, terjadi dalam babak grup D yang dihelat di Calderon dan kembali dimenangkan oleh Rojiblancos.

Comeback, Bournemouth Pecundangi Liverpool

Pertandingan pekan ke 14 Liga Inggris diwarnai dengan salah satu laga yang berjalan begitu sengit dan menciptakan tujuh gol, yakni laga antara Bournemouth melawan Liverpool yang berkesudahan dengan skor 4-3 untuk keunggulan sang tuan rumah. Pertandingan yang dihelat di Vitality Stadium, sejatinya kubu tamu sudah berhasil unggul 0-2 di babak pertama. Namun, berkat kerja keras tim, Bournemouth berhasil keluar sebagai pemenang pada laga tersebut.

bournemouth vs liverpool
Laga antara Bournemouth vs Liverpool yang berakhir dengan skor 4-3

Sejak peluit dibunyikan tanda laga sudah dimulai, The Reds langsung berinisiatif untuk melakukan serangan. Alhasil, pada menit ke 20′, Sadio Mane berhasil membawa Liverpool unggul 0-1. Tak butuh waktu lama, hanya berselang dua menit saja, kubu tamu memperlebar jarak menjadi 0-2. Origi berhasil memanfaatkan umpan panjang Jordan Henderson yang lolos dari jebakan offside dan memaksimalkan kesalahan antisipasi kiper lawan, Boruc yang memilih untuk meninggalkan gawang.

Skor 0-2 bertahan hingga babak pertama usai. Tertinggal dua gol, membuat intensitas serangan Bournemouth di awal babak kedua meningkat. Alhasil, Wilson berhasil memperkecil ketertinggalan melalui titik putih dan skor berubah menjadi 1-2. Wasit memberikan hadiah penalti untuk kubu tuan rumah, setelah Milner melanggar Fraser di kotak terlarang.

Namun, delapan menit berselang, Emre Can kembali menjauhkan defisit gol menjadi 1-3 berkat tendangan kerasnya di luar kotak penalti. Setelah memanfaatkan umpan pendek dari Sadio Mane yang melakukan akselerasi di area duabelas pas.

Kembali tertinggal dua gol, tak membuat pasukan The Cherries tinggal diam dan terus melakukan serangan bertubi-tubi ke lini pertahanan lawan. Hasilnya, Fraser yang posisinya tak terkawal di dalam kotak penalti dapat menciptakan gol kedua bagi timnya. Skor kembali berubah menjadi 2-3 di menit ke 76′. Pemain pengganti yang masuk menggantikan Stanislas tersebut kembali ikut andil dalam gol penyeimbang yang tercipta hanya berselang dua menit saja. Kali ini, Ia memberikan umpan manis ke Steve Cook di dalam kotak 12 pas dan berhasil di maksimalkannya menjadi gol.

Official wasit memberikan injury time sebanyak lima menit. Waktu yang begitu singkat tersebut dimanfaatkan oleh kubu tuan rumah untuk terus mengembur Lovren CS. Di menit ke 90’+3, bek Nathan Ake membalikkan keadaan menjadi 4-3. Berawal dari sepakan Cook dari luar kotak penalti yang tidak sempurna di blok oleh sang kiper dan Ake berhasil memaksimalkan bola liar tersebut untuk membawa timnya pencundangi Liverpool.

Kemenangan ini membuat Bournemouth naik ke urutan ke sepuluh dengan raihan 18 poin. Sedangkan kekalahan yang diderita tim asuhan Jurgen Klopp membawanya turun ke posisi ketiga dalam tabel klasemen dengan tetap meraih 30 poin.

Jurgen Klopp Sikapi Kekalahan Dengan Positif

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp sedikit kecewa dengan hasil kala bertandang ke Vitality Stadium, markas Bournemouth dalam lanjutan Liga Primer Inggris pekan ke-14. The Reds sejatinya sempat unggul 0-2 pada babak pertama dan kembali memperlebar defisit dua gol ketika kubu tuan rumah berhasil menciptakan gol.

Jurgen Klopp
Jurgen Klopp berikan apresiasi untuk kemenangan Bournemouth

Mantan manajer Borussia Dortmund menyikapi kekalahan tersebut dengan bijak. “Bournemouth layak keluar sebagai pemenang, lantaran mereka melakukan pertarungan yang sangat luar biasa. Sehingga, kekalahan ini cukup wajar dan akan kami jadikan pembelajaran untuk kedepannya,” ungkap Klopp.

Howe: Kemenangan Istimewa

Manajer Bournemouth, Eddie Howe mengungkapkan kegembiraannya setelah berhasil menaklukkan Liverpool dengan skor yang sangat dramatis, yakni 4-3. “Kemenangan ini terasa sangat istimewa bagi saya, terlebih untuk seluruh pemain, staff dan tentu para supporter yang datang,” ujar Howe.

Eddi Howe
Eddi Howe memberikan apresiasi kepada para pemain maupun supporter

Pelatih yang baru berusia 39 tahun ini menambahkan, bahwa pertandingan yang tersaji di Vitality Stadium sangat menarik dan menegangkan. “Laga berjalan dengan intensitas tinggi dan terasa menegangkan. Beruntung bagi kami yang terus melakukan serangan, berhasil meraih poin penuh di kandang sendiri,” tambah Howe.