Tahan Imbang Madrid, Dortmund Juara Grup F

Borussia Dortmund sukses keluar sebagai juara grup F, setelah di laga pamungkas, berhasil menahan imbang tuan rumah, Real Madrid. Laga yang dihelat di Estadio Santiago Bernabéu, Rabu dinihari tadi, berakhir imbang dengan skor 2-2. Padahal, Karim Benzema sempat membawa unggul El Real 2-0, sebelum disamakan oleh Aubameyang dan Reus. Dengan hasil imbang ini, Die Borussen menyudahi fase penyisihan grup sebagai jawara grup dan Los Blancos harus puas menduduki posisi runner up.

Real Madrid vs Borussia Dortmund
Borussia Dortmund keluar sebagai juara grup F Liga Champions

Wakil Jerman tersebut mengunci juara grup F dengan raihan 14 poin, yang diperoleh dari empat hasil sempurna dan dua pertandingan harus berakhir dengan skor sama kuat. Sementara Real Madrid, dari enam laga yang dilalui di fase grup, hanya mampu meraih 12 poin saja, dari tiga hasil imbang dan tiga kemenangan.

Sedangkan peringkat ketiga diklaim oleh Legia Warsawa yang secara mengejutkan mampu memenangkan laga terakhir saat melawan Sporting Lisbon. Kemenangan yang diraih di markas sendiri dengan skor tipis, 1-0 tersebut, mengantarkan pasukan wakil Polandia ke kancah UEFA Europa League. Kekalahan yang diderita oleh Adrien Silva CS, memaksa mereka gugur di Liga Champions dan tak berhak mengikuti kasta kedua kejuaraan antar klub di benua biru.

Dengan Borussia Dortmund keluar sebagai juara grup, maka mereka akan memiliki sejumlah keuntungan. Diantaranya yakni, pada babak fase 16 besar nanti yang akan dilakukan dengan sistem kandang, tandang, mereka akan terlebih dahulu berlaga tandang pada leg pertama. Sementara pada leg kedua, mereka akan melakoni laga di markas sendiri dengan. Tentu hal ini menjadi keunggulan, lantaran gol tandang sangat berarti dan begitu menguntungkan.

Keunggulan sebagai jawara pada fase grup adalah, akan terhindar dari juara-juara di masing-masing grup Liga Champions. Seperti diantaranya, terhindar dari Barcelona, Leicester City, Juventus, Napoli, Atletico Madrid, AS Monaco dan Arsenal. Kemungkinan besar Die Borussen akan bertemu diantara klub berikut ini, yakni Paris Saint Germain, Benfica, Manchester City, Porto dan Sevilla.

Sementara Real Madrid yang hanya keluar sebagai runner up, tentu akan melakoni laga leg pertama di kandang mereka terlebih dahulu. Sebelum pada leg kedua, bermain tandang. Hal ini tentu sedikit menjadi kerugian bagi pasukan Zidane, lantaran harus bertemu diantara masing-masing juara grup.

Zidane Berharap Tak Bertemu Juventus

Real Madrid yang hanya mampu bermain imbang kala menjamu tamu wakil Jerman, Borussia Dortmund, harus puas mengakhir fase grup sebagai runner up. Hal ini pun membuat sang pelatih, Zinedine Zidane merasa sedikit kecewa. “Saya merasa sedikit kecewa dengan hasil imbang ini. Karena kami harus keluar sebagai runner up grup,” ujar Zidane.

Zinedine Zidane
Zinedine Zidane saat memberikan instruksi kepada para pemainnya

Zizou, sapaan akrab Zidane menambahkan, bahwa dengan menduduki urutan kedua, maka akan bertemu salah satu juara grup. Ia pun berharap agar tak bertemu dengan tim raksasa Italia, Juventus. “Ya, keluar dengan posisi kedua, tentu akan mempertemukan kami dengan juara grup. Saya berharap, kami tak bertemu finalis dua musim lalu, Juventus,” tutup Zizou.

Aubameyang: Real Madrid? Itu Janji Saya Dengan Kakek

Pemain andalan Borussia Dortmund, Pierre Emerick Aubameyang mengungkapkan bahwa Ia sudah berjanji kepada kakeknya, akan bermain di Real Madrid. “Saya telah mengatakan kepada kakek saya, bahwa akan bermain disana (Real Madrid),” ujar Aubameyang.

Pierre Emerick Aubameyang
Aubameyang berjanji kepada kakeknya jika suatu saat bermain di Real Madrid

Pemain kelahiran Gabon tersebut menambahkan, untuk saat ini dirinya sangat bahagia di Dortmund. Namun di sepakbola, tak ada yang mengetahuinya. “Untuk saat ini, saya bahagia bermain disini (Dortmund) bersama rekan-rekan. Tetapi untuk masa depan, saya tidak tahu. Real Madrid? Tentu saya ingin kesana. Florentino Perez tahu apa yang saya maksud,” tutup Aubameyang.

Comeback, Bournemouth Pecundangi Liverpool

Pertandingan pekan ke 14 Liga Inggris diwarnai dengan salah satu laga yang berjalan begitu sengit dan menciptakan tujuh gol, yakni laga antara Bournemouth melawan Liverpool yang berkesudahan dengan skor 4-3 untuk keunggulan sang tuan rumah. Pertandingan yang dihelat di Vitality Stadium, sejatinya kubu tamu sudah berhasil unggul 0-2 di babak pertama. Namun, berkat kerja keras tim, Bournemouth berhasil keluar sebagai pemenang pada laga tersebut.

bournemouth vs liverpool
Laga antara Bournemouth vs Liverpool yang berakhir dengan skor 4-3

Sejak peluit dibunyikan tanda laga sudah dimulai, The Reds langsung berinisiatif untuk melakukan serangan. Alhasil, pada menit ke 20′, Sadio Mane berhasil membawa Liverpool unggul 0-1. Tak butuh waktu lama, hanya berselang dua menit saja, kubu tamu memperlebar jarak menjadi 0-2. Origi berhasil memanfaatkan umpan panjang Jordan Henderson yang lolos dari jebakan offside dan memaksimalkan kesalahan antisipasi kiper lawan, Boruc yang memilih untuk meninggalkan gawang.

Skor 0-2 bertahan hingga babak pertama usai. Tertinggal dua gol, membuat intensitas serangan Bournemouth di awal babak kedua meningkat. Alhasil, Wilson berhasil memperkecil ketertinggalan melalui titik putih dan skor berubah menjadi 1-2. Wasit memberikan hadiah penalti untuk kubu tuan rumah, setelah Milner melanggar Fraser di kotak terlarang.

Namun, delapan menit berselang, Emre Can kembali menjauhkan defisit gol menjadi 1-3 berkat tendangan kerasnya di luar kotak penalti. Setelah memanfaatkan umpan pendek dari Sadio Mane yang melakukan akselerasi di area duabelas pas.

Kembali tertinggal dua gol, tak membuat pasukan The Cherries tinggal diam dan terus melakukan serangan bertubi-tubi ke lini pertahanan lawan. Hasilnya, Fraser yang posisinya tak terkawal di dalam kotak penalti dapat menciptakan gol kedua bagi timnya. Skor kembali berubah menjadi 2-3 di menit ke 76′. Pemain pengganti yang masuk menggantikan Stanislas tersebut kembali ikut andil dalam gol penyeimbang yang tercipta hanya berselang dua menit saja. Kali ini, Ia memberikan umpan manis ke Steve Cook di dalam kotak 12 pas dan berhasil di maksimalkannya menjadi gol.

Official wasit memberikan injury time sebanyak lima menit. Waktu yang begitu singkat tersebut dimanfaatkan oleh kubu tuan rumah untuk terus mengembur Lovren CS. Di menit ke 90’+3, bek Nathan Ake membalikkan keadaan menjadi 4-3. Berawal dari sepakan Cook dari luar kotak penalti yang tidak sempurna di blok oleh sang kiper dan Ake berhasil memaksimalkan bola liar tersebut untuk membawa timnya pencundangi Liverpool.

Kemenangan ini membuat Bournemouth naik ke urutan ke sepuluh dengan raihan 18 poin. Sedangkan kekalahan yang diderita tim asuhan Jurgen Klopp membawanya turun ke posisi ketiga dalam tabel klasemen dengan tetap meraih 30 poin.

Jurgen Klopp Sikapi Kekalahan Dengan Positif

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp sedikit kecewa dengan hasil kala bertandang ke Vitality Stadium, markas Bournemouth dalam lanjutan Liga Primer Inggris pekan ke-14. The Reds sejatinya sempat unggul 0-2 pada babak pertama dan kembali memperlebar defisit dua gol ketika kubu tuan rumah berhasil menciptakan gol.

Jurgen Klopp
Jurgen Klopp berikan apresiasi untuk kemenangan Bournemouth

Mantan manajer Borussia Dortmund menyikapi kekalahan tersebut dengan bijak. “Bournemouth layak keluar sebagai pemenang, lantaran mereka melakukan pertarungan yang sangat luar biasa. Sehingga, kekalahan ini cukup wajar dan akan kami jadikan pembelajaran untuk kedepannya,” ungkap Klopp.

Howe: Kemenangan Istimewa

Manajer Bournemouth, Eddie Howe mengungkapkan kegembiraannya setelah berhasil menaklukkan Liverpool dengan skor yang sangat dramatis, yakni 4-3. “Kemenangan ini terasa sangat istimewa bagi saya, terlebih untuk seluruh pemain, staff dan tentu para supporter yang datang,” ujar Howe.

Eddi Howe
Eddi Howe memberikan apresiasi kepada para pemain maupun supporter

Pelatih yang baru berusia 39 tahun ini menambahkan, bahwa pertandingan yang tersaji di Vitality Stadium sangat menarik dan menegangkan. “Laga berjalan dengan intensitas tinggi dan terasa menegangkan. Beruntung bagi kami yang terus melakukan serangan, berhasil meraih poin penuh di kandang sendiri,” tambah Howe.